Iran dan Ancaman Perang Total
Satu hal yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah perubahan pola ancaman Iran dibanding perang sebelumnya.
selengkapnyaSatu hal yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah perubahan pola ancaman Iran dibanding perang sebelumnya.
selengkapnyaPrancis saat ini memiliki sekitar 290 hulu ledak nuklir dan menjadikannya sebagai kekuatan nuklir terbesar keempat di dunia setelah AS, Rusia, dan China.
selengkapnyaPerang Iran telah mencapai pantai Sri Lanka dengan cara yang tak terduga.
selengkapnyaRetorika Menteri Pertahanan Pete Hegseth dalam konflik Iran saat ini menandai sebuah pergeseran radikal dari cara Amerika Serikat membingkai perangnya.
selengkapnyaOperasi Epic Fury yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei beserta puluhan pejabat senior keamanan itu memicu respons berantai yang menyentuh hampir seluruh kawasan Teluk.
selengkapnyaApa yang pada awalnya dipresentasikan sebagai ‘operasi militer terbatas’ untuk menghancurkan kemampuan rudal dan angkatan laut Iran, kini telah bertransformasi menjadi perang regional dengan dampak yang menjangkau jauh melampaui perbatasan Iran.
selengkapnyaDi tengah gemuruh rudal yang menghantam Tehran dan kematian Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, pertanyaan mengemuka, yaitu akankah Kurdi Iran menjadi aktor yang menentukan perubahan?
selengkapnyaPada akhirnya sejarah selalu berada di tangan mereka yang hidup, bekerja, dan berjuang dalam bayang-bayang kekuasaan.
selengkapnyaKekerasan tidak boleh dibenarkan, tapi yang terpenting adalah melindungi kaum rentan—warga sipil, non-kombatan. Dialog antaragama adalah jembatan yang harus terus dibangun.
selengkapnyaKematian Ayatollah Ali Khamenei telah mengguncang fondasi “Poros Perlawanan” (axis of resistance) yang dibangunnya selama hampir empat dekade.
selengkapnyaRezim Iran justru bertahan selama lebih dari empat dekade. Lebih dari sekadar bertahan, ia mampu memproyeksikan kekuatan hingga ke Yaman, Lebanon, Suriah, dan Palestina.
selengkapnyaSULTRAMERDEKA.COM – Rencana pengusulan Tuan Guru Abdullah bin Qadi Abdussalam, seorang
selengkapnyaOleh: Yanuardi Syukur Saat menunggu penerbangan saya selalu sempatkan lihat-lihat buku.
selengkapnyaOleh: Yanuardi Syukur (Peneliti Center for Strategic Policy Studies (CSPS) SKSG
selengkapnyaOleh: Yanuardi Syukur (Dosen Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Sastra dan
selengkapnyaSebanyak 150 penulis yang didukung Perpustakaan Nasional (Perpusnas Press) menerbitkan buku
selengkapnyaOleh: Yanuardi Syukur (Peneliti Center for Strategic Policy Studies SKSG Universitas
selengkapnyaOleh: Yanuardi Syukur (Peneliti Center for Strategic Policy Studies SKSG Universitas
selengkapnyaRamadhan tidak hanya bulan mulia akan tetapi bulan momentum untuk kolaborasi
selengkapnya