Nelayan Kabaena Dilaporkan Hilang, Perahunya Kosong di Tengah Gelombang
SULTRAMERDEKA.COM — Seorang nelayan asal Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, La Parinta (62), dilaporkan hilang saat melaut. Perahunya ditemukan kosong tanpa awak di tengah perairan Kabaena.
Perahu milik La Parinta ditemukan warga pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 09.20 Wita. Perahu tersebut ditemukan di perairan antara Kecamatan Telaga Raya dan Kecamatan Kabaena Timur.
Temuan itu kemudian diketahui sebagai perahu milik La Parinta. Sementara keberadaan nelayan tersebut hingga kini belum diketahui.
La Parinta diketahui berangkat melaut pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 Wita. Biasanya, korban kembali dari melaut sekitar pukul 20.00 Wita pada hari yang sama.
“Korban diketahui keluar melaut pada tanggal 21 Agustus 2026 pukul 03.00 Wita. Kebiasaan korban kembali dari melaut pada pukul 20.00 di hari itu juga,” kata Iwan Gunawan selaku PH Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari.
Masyarakat dan keluarga korban kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan perahu. Namun, hingga informasi diterima KPP Kendari, pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
Informasi mengenai kejadian itu diterima Comm Centre KPP Kendari pada pukul 17.35 Wita. Laporan disampaikan Gustiar, warga Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena.
Korban diduga terjatuh dari perahu saat melaut di sekitar perairan Kabaena. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 17.50 Wita.
“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 17.50 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju LKP untuk memberikan bantuan SAR,” ujar Iwan.
Jarak lokasi kejadian dengan Pos SAR Baubau sekitar 31 nautical mile. Kondisi cuaca saat itu berawan dengan kecepatan angin 15 knot per jam dari arah tenggara.
Tinggi gelombang di lokasi berkisar 0,75 hingga 1,5 meter berdasarkan informasi BMKG.
Dalam pencarian tersebut, sejumlah unsur dilibatkan. Di antaranya SMC dan staf SMC KPP Kendari, Pos SAR Baubau, Pos AL Baubau, Babinsa, aparat desa setempat, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.
Tim juga menggunakan rescue car, RIB, longboat, peralatan medis, peralatan evakuasi, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
La Parinta merupakan warga Dusun Galu, Kelurahan Donggala, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana.(sm-01)



