Camat dan Lurah Didorong dalam Optimalisasi PAD Kota Kendari

SULTRAMERDEKA.COM – Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Kendari. Untuk mewujudkan target tersebut, peran camat dan lurah dinilai sangat strategis karena berada di garda terdepan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Melalui koordinasi yang kuat di tingkat wilayah, berbagai potensi penerimaan daerah diharapkan dapat dimaksimalkan sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, saat memimpin rapat koordinasi bersama para camat dan lurah lingkup Pemerintah Kota Kendari usai pelaksanaan apel gabungan pada Senin (29/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Sudirman mengarahkan seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan agar lebih aktif menjalankan berbagai program prioritas yang berkaitan langsung dengan peningkatan PAD, tanpa mengabaikan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu penekanan utama dalam arahannya adalah pendataan warga secara menyeluruh oleh seluruh lurah sebagai upaya mendukung optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Menurut Sudirman, data yang akurat menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam memetakan tingkat kepatuhan wajib pajak sekaligus memahami kondisi sosial masyarakat sehingga kebijakan yang diambil dapat berjalan secara tepat sasaran.

Ia menegaskan bahwa peningkatan pendapatan daerah harus tetap memperhatikan kemampuan masyarakat. Karena itu, proses pendataan yang dilakukan pemerintah di tingkat kelurahan memiliki peran penting dalam menghadirkan keseimbangan antara peningkatan penerimaan daerah dan perlindungan terhadap kondisi sosial warga.

“Kita ingin pendapatan daerah meningkat, namun tetap memperhatikan kemampuan masyarakat. Pendataan yang baik akan membantu pemerintah mengambil kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Selain melalui sektor PBB, Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pembangunan di setiap wilayah. Para lurah diminta aktif memantau seluruh pembangunan baru sekaligus memastikan setiap kegiatan telah memenuhi seluruh ketentuan perizinan yang berlaku.

Menurutnya, pengawasan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan penataan kota yang lebih baik, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap peningkatan PAD melalui sektor perizinan. Dengan keterlibatan aktif pemerintah kecamatan dan kelurahan, potensi penerimaan daerah dari berbagai aktivitas pembangunan dapat dioptimalkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Optimalisasi PAD juga menjadi perhatian pada sektor perhubungan. Sudirman meminta Dinas Perhubungan meningkatkan pengawasan terhadap kawasan yang selama ini kerap menjadi sorotan akibat pelanggaran parkir. Ia menegaskan pentingnya penertiban kendaraan yang parkir di lokasi terlarang sekaligus mengoptimalkan penerimaan dari retribusi parkir sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

Tidak hanya berfokus pada aspek penerimaan daerah, rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah program prioritas lain yang saling mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Salah satunya adalah penanganan kebersihan lingkungan.

Wakil Wali Kota meminta camat dan lurah lebih aktif menggerakkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Ia juga mendorong percepatan perbaikan armada pengangkut sampah agar pelayanan kebersihan dapat berjalan secara maksimal.

“Kebersihan harus menjadi perhatian bersama. Saya minta lurah, RT, dan seluruh elemen masyarakat aktif memastikan lingkungan tetap bersih serta segera menangani titik-titik yang masih menjadi lokasi penumpukan sampah,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sudirman juga memberikan arahan kepada Satuan Polisi Pamong Praja untuk meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik keramaian. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Seluruh arahan tersebut menunjukkan bahwa optimalisasi PAD tidak hanya bergantung pada peningkatan penerimaan pajak maupun retribusi, tetapi juga memerlukan dukungan tata kelola pemerintahan yang baik, mulai dari kebersihan lingkungan, pengawasan pembangunan, penertiban parkir, hingga terciptanya ketertiban umum di seluruh wilayah Kota Kendari.

Menutup arahannya, Wakil Wali Kota Kendari mengajak seluruh perangkat daerah, camat, dan lurah untuk terus meningkatkan kinerja serta memperkuat koordinasi dalam mendukung pembangunan Kota Kendari. Menurutnya, sinergi seluruh perangkat daerah menjadi kunci agar berbagai potensi pendapatan daerah dapat dioptimalkan tanpa membebani keuangan daerah.

“Target pembangunan hanya dapat tercapai jika seluruh perangkat daerah bekerja bersama dan mampu mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang kita miliki,” pungkasnya.