392 Kg Sotong Beku Sultra Dikirim ke Surabaya, Karantina Lakukan Pengawasan
SULTRAMERDEKA.COM – Sebanyak 392 kilogram sotong beku dari Sulawesi Tenggara (Sultra) siap dilalulintaskan menuju Kota Surabaya.
Pengiriman komoditas tersebut dilakukan setelah menjalani pengawasan ketat dan dipastikan memenuhi standar kelayakan dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra).
Petugas Karantina Sultra melakukan pengawasan pemuatan serta pemeriksaan langsung media pembawa di Instalasi Karantina Ikan atau Tempat Lain yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara komoditas yang dilalulintaskan dengan dokumen yang menyertainya.
Ketua Tim Kerja Karantina Ikan, Amsal Sulaeman, menjelaskan bahwa tahapan pemeriksaan diawali dari verifikasi administrasi hingga pengujian kondisi komoditas secara langsung.
”Tahapan pemeriksaan diawali dengan pemeriksaan dokumen guna memastikan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan administrasi,” terangnya.
“Setelah itu, petugas melakukan pemeriksaan fisik dan uji sensori untuk memastikan mutu pangan asal ikan tersebut memenuhi standar,” tambah Amsal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan akhir, sebanyak 392 kilogram sotong beku tersebut terbukti sesuai, baik dari segi jenis maupun jumlah yang tercantum dalam dokumen pengiriman.
Pengiriman ke Surabaya ini menambah catatan aktivitas lalu lintas komoditas perikanan Sulawesi Tenggara.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 166 ton sotong dari perairan Sulawesi Tenggara telah dikirim ke berbagai tujuan domestik, seperti Surabaya, Jakarta, Makassar, dan Kediri.
Perjalanan sotong dari Sulawesi Tenggara menuju Surabaya bukan sekadar perpindahan komoditas antardaerah.
Di balik setiap pengiriman, terdapat proses pengawasan ketat untuk memastikan bahwa sotong yang menjadi salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi dapat sampai di daerah tujuan dalam kondisi aman dan bermutu tinggi.



