UPA BK UHO Perkuat Peran Penasehat Akademik Dukung Mental Mahasiswa

SULTRAMERDEKA.COM – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Halu Oleo (UHO) memperkuat peran penasehat akademik dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa.

Langkah tersebut dilakukan UPA BK UHO dengan menggelar Workshop Pembinaan Dosen Penasihat Akademik di Sahid Azizah Syariah Hotel & Convention pada Kamis (29/10/2026).

Dengan mengangkat tema “Dosen sebagai Sahabat Akademik: Penguatan Peran Penasihat Akademik dalam Mendukung Kesehatan Mental Mahasiswa,” kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dosen dalam mendampingi mahasiswa.

Wakil Rektor UHO Bidang Akademik, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P. saat membuka kegiatan menekankan pentingnya dukungan dan keterlibatan dosen dalam menunjang keberhasilan mahasiswa.

“Pembinaan dosen penasihat akademik menjadi langkah strategis untuk membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua UPA BK UHO, Eva Herik, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk membangun budaya peduli kesehatan mental bagi seluruh civitas akademika.

Ia bilang, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan layanan konseling dan peningkatan kapasitas dosen penasihat akademik agar lebih memahami, peka, dan peduli terhadap permasalahan kesehatan mental mahasiswa.

“Dengan demikian, dosen diharapkan mampu menjadi bagian dari sistem dukungan awal yang membantu mahasiswa menghadapi berbagai tantangan akademik maupun personal,” terang Eva.

Eva mengatakan, melalui kegiatan ini, dosen diharapkan mampu membedakan tantangan akademik yang masih wajar, kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, dan situasi darurat yang memerlukan penanganan segera.

“UPA BK UHO mendorong terbangunnya lingkungan akademik yang lebih peduli, suportif, dan responsif terhadap kesehatan mental mahasiswa,” jelasnya.

Ia bilang, penguatan peran dosen penasihat akademik diharapkan berlanjut melalui pertemuan pendampingan akademik yang lebih bermakna, tindak lanjut terhadap kondisi mahasiswa, dan kolaborasi dengan layanan konseling kampus.

Menurutnya, sinergi antara UPA BK UHO, dosen penasihat akademik, dan berbagai unsur universitas menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem kampus yang mendukung kesejahteraan psikologis seluruh civitas akademika.

“Sebab, keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan universitas menghadirkan lingkungan belajar yang membuat setiap mahasiswa merasa didengar, dipahami, dan memperoleh dukungan tepat untuk berkembang secara utuh,” jelasnya.

Workshop ini menghadirkan Dr. Pihasniwati, S.Psi., M.A., Psikolog, dosen Psikologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, ia menggarisbawahi pentingnya pergeseran peran dosen penasihat akademik. Sebelumnya berfokus kepada urusan administratif dan pemantauan hasil studi. Saat ini berubah menjadi sahabat akademik mahasiswa.

“Ia mengenal mahasiswa sebagai pribadi, peka terhadap perubahan psikososial, serta mampu menjembatani mahasiswa dengan layanan bantuan profesional,” jelasnya.

Menurutnya, mahasiswa yang mengalami penurunan prestasi, sering absen, menarik diri dari lingkungan sosial, mengalami gangguan tidur, atau menunjukkan perubahan emosi menentap perlu mendapat perhatian.

“Dosen diharapkan mampu membangun komunikasi yang aman, mendengarkan tanpa menghakimi, dan mengenali kapan mahasiswa membutuhkan dukungan lebih lanjut,” jelasnya.

Untuk memastikan materi dapat diterapkan dalam praktik, workshop dirancang secara interaktif melalui latihan deteksi dini dengan pendekatan lampu lalu lintas, model percakapan SAHABAT (Sapa, Amati, Hadir, Akui, Bersama, Antar, dan Tindak lanjut), serta simulasi percakapan (role play) antara dosen dan mahasiswa.

Peserta juga mendapatkan penguatan mengenai etika pendampingan, batas kewenangan dosen, kerahasiaan informasi, serta mekanisme rujukan kepada dosen konselor fakultas atau UPA BK UHO.