UPA BK UHO Perkuat Layanan Kesehatan Mental Melalui Pelatihan Digitalisasi Sistem Informasi
SULTRAMERDEKA.COM – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Halu Oleo menggelar Pelatihan Digitalisasi Layanan Kesehatan Mental Civitas Akademika UHO Melalui Pengembangan Sistem Informasi Terintegrasi ATIKA CARE pada Rabu (29/6/2026).
Pelatihan ini dilakukan UPA BK UHO untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mental bagi seluruh civitas akademika.
Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Senat UHO ini diikuti oleh perwakilan fakultas, yakni wakil dekan 1, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa.
Turut pula hadir psikolog, tenaga konselor, serta pengelola layanan konseling di lingkungan UPA Bimbingan Konseling UHO.
Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Eva Herik, S.Psi., M.Psi., Psikolog, selaku Kepala Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Halu Oleo.
Dalam sambutannya, Eva Herik menjelaskan bahwa program layanan konseling kesehatan mental yang dijalankan UPA BK UHO merupakan salah satu program unggulan kampus.
Selama ini program tersebut telah memberikan kontribusi nyata dalam membantu civitas akademika mengatasi berbagai persoalan psikologis, mulai dari masalah akademik, penyesuaian diri, stres, kecemasan, hingga persoalan pribadi lainnya.
Menurutnya, meningkatnya kebutuhan masyarakat kampus terhadap layanan kesehatan mental harus diimbangi dengan inovasi pelayanan yang lebih efektif, efisien, mudah diakses, serta mampu menjaga keamanan dan kerahasiaan data klien.
Untuk itu, digitalisasi layanan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan konseling di Universitas Halu Oleo.
“Pelatihan ini merupakan bentuk keseriusan UPA BK Universitas Halu Oleo dalam meningkatkan level pelayanan konseling menuju sistem digital yang lebih modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kemudahan akses bagi seluruh civitas akademika,” kata Eva Herik.
Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh materi utama disampaikan oleh Adha Mashur Sajiah, S.T., M.Eng., yang merupakan dosen Teknik Informatika Universitas Halu Oleo sekaligus pengembang aplikasi ATIKA CARE (Assessment dan Konseling Awal).
Dalam pemaparannya, Adha menjelaskan konsep pengembangan sistem informasi terintegrasi yang dirancang untuk mendukung transformasi digital layanan kesehatan mental di lingkungan Universitas Halu Oleo.
Ia menjelaskan bahwa ATIKA CARE merupakan platform berbasis website yang mengintegrasikan seluruh proses layanan konseling dalam satu sistem.
Sistem tersebut mulai dari pendaftaran klien, asesmen psikologis awal, penjadwalan sesi konseling, pencatatan hasil konseling oleh psikolog dan konselor, hingga penyusunan laporan layanan secara otomatis.
Sistem ini dirancang untuk menghubungkan klien, psikolog, tenaga konselor, admin, dan superadmin dalam satu basis data yang aman dan terpusat di server Universitas Halu Oleo.
Menurut Adha, digitalisasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga memberikan kemudahan akses layanan bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Melalui ATIKA CARE, klien dapat melakukan pendaftaran secara daring, mengisi asesmen awal, memantau jadwal serta status layanan konseling, hingga memberikan umpan balik terhadap pelayanan yang diterima.
Di sisi lain, psikolog dan tenaga konselor dapat mendokumentasikan seluruh proses dan hasil konseling secara langsung melalui aplikasi sehingga riwayat layanan tersimpan secara sistematis, aman, dan mudah ditelusuri apabila diperlukan.
Selain memperkenalkan fitur-fitur utama aplikasi, pemateri juga mendemonstrasikan alur penggunaan sistem mulai dari registrasi akun, proses asesmen psikologis awal, penjadwalan konseling, pelaksanaan sesi konseling, hingga pengelolaan laporan oleh admin.
Peserta pelatihan juga diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung aplikasi ATIKA CARE dan berdiskusi mengenai implementasi sistem dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan mental di Universitas Halu Oleo.
Pengembangan ATIKA CARE merupakan bagian dari transformasi digital layanan kesehatan mental yang sedang dilakukan UPA BK UHO.
Sistem ini diharapkan mampu mewujudkan layanan konseling yang lebih cepat, mudah diakses, paperless, serta memberikan pengalaman pelayanan yang lebih profesional bagi mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.
Ke depan, pengembangan ATIKA CARE akan terus dilakukan melalui penyempurnaan fitur, termasuk pengembangan aplikasi berbasis Android, integrasi dengan sistem informasi akademik Universitas Halu Oleo, penambahan instrumen skrining psikologis, serta pengembangan analisis data untuk mendukung kebijakan preventif di bidang kesehatan mental.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Universitas Halu Oleo dalam mewujudkan ekosistem “Kampus Sehat Mental”, sekaligus memperkuat budaya pelayanan psikologis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
