Pemkot Kendari Kuatkan Ekonomi Daerah dengan Maksimalkan IKM Olahan Pangan
SULTRAMERDEKA.COM – Pemerintah Kota Kendari mendorong sektor industri kecil dan menengah terus berkembang. Salah satunya dengan memaksimalkan sektor IKM olahan pangan.
Kendari saat ini memiliki sekitar 600 IKM olahan pangan. Sektor tersebut memiliki potensi ekonomi yang cukup besar.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan IKM juga berperan dalam penyerapan tenaga kerja. Jumlah tenaga kerja yang terserap diperkirakan mencapai 1.500 orang.
Potensi tersebut menjadi alasan pemerintah mengaktifkan kembali Sentra IKM Olahan Pangan. Fasilitas itu diharapkan menjadi pusat pengembangan usaha.
“Coba bayangkan kalau tempat ini kita tidak gunakan, kita kasih mubazir, berapa potensi yang kita hilangkan,” kata Siska saat membuka Semarak IKM Merdeka yang digelar sejak 10 hingga 12 September 2026.
Pemkot Kendari ingin pengembangan IKM memberi dampak lebih luas. Peningkatan aktivitas usaha diharapkan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Penguatan IKM juga dinilai berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja. Semakin berkembang usaha, semakin besar peluang tenaga kerja terserap.
Pemerintah mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produknya. Kebersihan dan keamanan pangan menjadi bagian penting.
Kemasan produk juga diminta diperhatikan. Produk lokal harus mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.
Pemasaran digital menjadi salah satu strategi yang didorong pemerintah. Teknologi dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen lebih luas.
Pemkot juga membuka peluang dukungan permodalan. Skema yang disiapkan disebut tanpa bunga dan tanpa agunan.
Modal yang dapat difasilitasi paling kurang sekitar Rp5 juta. Program itu ditujukan bagi pelaku usaha yang aktif.
Siska meminta bantuan pemerintah digunakan secara produktif. Pelaku usaha harus memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya.
“Yang dibutuhkan saat ini adalah semangat dari Bapak/Ibu saja,” tegas Siska.
Pertumbuhan ekonomi Kendari juga menunjukkan perkembangan positif. Pada triwulan pertama 2026, pertumbuhan ekonomi disebut mencapai 7,78 persen.
Angka tersebut menurut Siska menempatkan Kendari dalam tiga besar pertumbuhan ekonomi kota secara nasional. Pemerintah berharap tren tersebut dapat terus diperkuat.



