Pemkot Kendari Gaungkan Komitmen Ketahanan Pangan dan Kebencanaan dalam Forum APEKSI XVIII
SULTRAMERDEKA.COM – Komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kembali ditegaskan dalam Forum Dialog Kota Tangguh pada rangkaian Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII di Grand City Hall, Medan, Rabu (1/7/2026).
Kehadiran Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam forum tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan kota yang berkelanjutan harus ditopang oleh sinergi lintas sektor untuk menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketersediaan pangan hingga risiko kebencanaan.
Dialog Kota Tangguh menjadi salah satu agenda strategis dalam APEKSI XVIII yang mempertemukan para kepala daerah untuk bertukar pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta merumuskan langkah-langkah bersama dalam membangun kota yang lebih tangguh.

Forum ini menempatkan isu ketahanan pangan dan kebencanaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah, sehingga membutuhkan komitmen pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut hadir Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Pendudukan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Woro Sri Astuti Sulistyaningsih, serta Asisten Deputi Kerawanan Pangan dan Bantuan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Muhammad Saleh Nugrahadi.
Kehadiran para narasumber dari berbagai kementerian dalam forum APEKSI XVIII memperkaya pembahasan mengenai strategi memperkuat ketahanan kota melalui kolaborasi lintas sektor.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan, dialog tersebut memberikan banyak perspektif baru mengenai berbagai langkah strategis yang dapat diterapkan pemerintah daerah dalam membangun kota yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi daerah saat ini tidak lagi dapat dipandang secara terpisah. Ketahanan kota harus dibangun melalui pendekatan yang menyeluruh dengan memastikan kesiapan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana sekaligus menjaga ketahanan pangan sebagai kebutuhan dasar masyarakat.
“Dialog seperti ini memberikan banyak perspektif baru mengenai langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan pemerintah daerah dalam membangun kota yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Siska.
Ia menegaskan, ketahanan kota tidak hanya diukur dari kemampuan menghadapi bencana, tetapi juga dari kesiapan pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan, menjaga kualitas lingkungan, serta menghadirkan pelayanan publik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Menurut Siska, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan sekaligus tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Penguatan koordinasi antarsektor menjadi faktor utama agar setiap program pembangunan berjalan secara terpadu dan saling mendukung.
Pemerintah Kota Kendari terus berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada ketahanan daerah. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas pemerintah menghadapi dinamika perubahan, baik yang berkaitan dengan ancaman bencana maupun upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan.

Komitmen tersebut juga tercermin dari kehadiran sejumlah organisasi perangkat daerah yang mendampingi Wali Kota Kendari dalam forum tersebut. Siska mengikuti Dialog Kota Tangguh bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari.
Keterlibatan perangkat daerah yang membidangi ketahanan pangan, kebencanaan, dan infrastruktur menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Kendari dalam membangun kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi mewujudkan kota yang tangguh.
Melalui partisipasi aktif pada Forum APEKSI XVIII, Pemkot Kendari menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kebijakan dan langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta menghadirkan pembangunan yang adaptif dan berkelanjutan bagi masyarakat.(adv)



