Momentum HUT ke-81 RI, Personel Polda Sultra Diminta Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat
SULTRAMERDEKA.COM — Polda Sulawesi Tenggara menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat. Hal itu disampaikan dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Apel Presisi Mapolda Sultra, Senin (17/8/2026).
Upacara dipimpin Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan. Kegiatan diikuti Irwasda, pejabat utama, para perwira, bintara, tamtama, serta ASN Polri di lingkungan Polda Sultra.
Dalam amanat Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji yang dibacakan Wakapolda, personel diminta menjadikan momentum kemerdekaan sebagai refleksi perjuangan para pendahulu bangsa.
Kapolda menegaskan, perjuangan saat ini memang berbeda. Namun, Polri tetap memiliki tanggung jawab menjaga dan mengisi kemerdekaan melalui pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, menjadi pengingat pentingnya keberagaman sebagai kekuatan bangsa.
Perbedaan suku, budaya, bahasa, dan latar belakang harus menjadi modal untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
Kapolda juga menekankan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari menurunnya gangguan kamtibmas.
Keberhasilan juga diukur dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian.
“Polri diharapkan hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” demikian amanat Kapolda.
Polri juga diminta memberikan perlindungan kepada korban. Konflik harus diselesaikan. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, adil, dan tanpa pandang bulu.
Selain itu, personel Polda Sultra diminta meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan di masyarakat.
Kapolda mendorong penguatan komunikasi dan deteksi dini. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat juga dinilai penting sebagai langkah preventif.
Kapolda menegaskan Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, media, dan masyarakat harus terus diperkuat.
Di akhir amanat, Kapolda mengingatkan seluruh personel menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Kepercayaan masyarakat disebut sebagai kekuatan utama Polri. Kepercayaan itu harus dijaga melalui integritas, profesionalisme, dan pengabdian.(sm-01)



