Menggaungkan Suara Anak Muda Kota Kendari pada Momentum Sumpah Pemuda
SULTRAMERDEKA.COM – Momentum sumpah pemuda dimanfaatkan sekelompok anak muda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat (30/10/2026) malam.
Dalam kegiatan bertajuk “Merah Muda Fest: Merah Berani, Muda Beraksi”, dengan mengangkat tema “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan” mereka menggelar dialog, pentas monolog, pembacaan puisi, tari, dan live mural di Taman Budaya Sultra.
Fahri Ramadhan selaku panitia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan merefleksi peran generasi muda terhadap kondisi lingkungannya.
“Bahwasanya generasi muda itu harus berani menyuarakan apa yang menjadi keresahan-keresahan pemuda saat ini. Kaum muda harus menjadi tonggak penggerak,” kata Fahri.
Saat sesi dialog menghadirkan dua pembicara dari aktivis perempuan, yakni Gian Purnamasari (Walhi Sultra) dan Yustin (Yayasan Lambu Ina).
Yustin yang berbicara lebih dulu menekankan refleksi dan forum diskusi seperti ini harus senantiasa dilakukan para generasi muda.
“Refleksi semacam ini harus terus menerus dilakukan untuk saling menguatkan. Pemuda tetap bersuara dan berisik pada situasi yang tidak adil dan setara, membangun kesadaran kolektif untuk mengawal sumpah pemuda,” jelas Yustin.
Gian yang menjadi pembicara kedua menekankan kepada generasi muda pentingnya melek literasi dan konsolidasi gerakan dalam bersikap.
“Dengan begitu, refleksi semacam tidak hanya sekadar simbolis, tetapi harus juga dalam bentuk tindakan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Gian.
Kedua juga mengapresiasi kegiatan yang digelar selama lebih dari dua jam ini. Para peserta yang hadir berasal dari kalangan mahasiswa, aktivis kesenian, aktivis lingkungan, aktivis perempuan dan masyarakat umum.



