Langkah Pemkot Kendari Lakukan Akselerasi Program Satu Rekening Satu Pelajar

SULTRAMERDEKA.COM – Pemerintah Kota Kendari terus mempercepat implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan bagi peserta didik sekaligus membangun budaya menabung sejak usia dini.

Akselerasi tersebut dilakukan dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, perbankan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga target kepemilikan rekening tabungan bagi seluruh pelajar di Kota Kendari dapat segera tercapai.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan pembahasan percepatan pembukaan rekening pelajar yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Bagian Perekonomian Kota Kendari itu berlangsung di Aula Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Rabu (17/6/2026), dan menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mengakselerasi pelaksanaan Program KEJAR di Kota Kendari.

Pertemuan tersebut dihadiri para kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Kendari. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan pendidikan ini menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah untuk mempercepat pembukaan rekening tabungan bagi pelajar di masing-masing satuan pendidikan.

Pelaksanaan percepatan Program KEJAR ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2022. Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperluas akses layanan keuangan kepada peserta didik sejak usia dini melalui kepemilikan rekening tabungan.

Dengan memiliki rekening sendiri, pelajar diharapkan mulai mengenal pengelolaan keuangan secara sederhana sekaligus membiasakan diri untuk menabung sebagai bekal dalam kehidupan di masa mendatang.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Kendari menegaskan bahwa Program KEJAR bukan sekadar program pembukaan rekening bagi pelajar. Lebih dari itu, program ini memiliki peran strategis dalam membangun budaya menabung serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda.

Menurutnya, kebiasaan mengelola keuangan sejak dini menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter pelajar yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan finansial secara bijak ketika dewasa nanti.

Sudirman juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Salah satu fokus utama yang saat ini dijalankan adalah memastikan seluruh pelajar memperoleh kesempatan yang sama untuk memiliki rekening tabungan yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Salah satu fokus utama yang saat ini dilakukan adalah memastikan seluruh pelajar memiliki kesempatan untuk membuka rekening tabungan yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Langkah percepatan tersebut tidak hanya bertumpu pada pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pihak terkait. Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memegang peran utama dalam Program KEJAR Award sebagai penggagas, koordinator, pembina, sekaligus penilai pelaksanaan program di seluruh Indonesia. Program KEJAR sendiri merupakan inisiatif OJK yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui kepemilikan rekening tabungan bagi pelajar.

Peran OJK menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi Program KEJAR berjalan sesuai arah kebijakan nasional. Kehadiran OJK juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sektor jasa keuangan agar akses layanan keuangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta didik di lingkungan sekolah.

Sebagai tindak lanjut dari pembahasan tersebut, seluruh kepala sekolah diinstruksikan untuk mendukung pelaksanaan pembukaan rekening pelajar di masing-masing satuan pendidikan. Instruksi tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target kepemilikan rekening tabungan pelajar sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perbankan, dan OJK dalam menyukseskan Program KEJAR.

Keterlibatan aktif pihak sekolah dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi program. Sekolah menjadi garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan peserta didik dan orang tua, sehingga memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman mengenai manfaat kepemilikan rekening tabungan sejak dini. Melalui dukungan sekolah, proses pembukaan rekening diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, lebih mudah, dan menjangkau seluruh peserta didik tanpa terkecuali.

Akselerasi yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari melalui berbagai langkah tersebut menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional. Program ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian target jumlah rekening pelajar, tetapi juga diarahkan untuk membentuk kebiasaan finansial yang sehat sejak usia sekolah.

Pemerintah Kota Kendari berharap implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh peserta didik di Kota Kendari. Dengan demikian, upaya peningkatan literasi keuangan serta pembentukan budaya menabung sejak dini dapat terwujud. (ADV)