Dua Komoditas Sultra Senilai Rp 10,9 Miliar Masuk Pasar Malaysia dan Tiongkok

SULTRAMERDEKA.COM – Dua komoditas Sulawesi Tenggara (Sultra) senilai Rp 10,9 miliar masuk pasar Malaysia dan Tiongkok. Komoditas itu terdiri dari tepung tapioka dan minyak kelapa.

Ekspor langsung yang digelar pada Kamis (10/9/026) tersebut mencapai 1.027 ton yang dilepas Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemerintah Provinsi Sultra. Ekspor langsung kedua komoditas ini langsung dari fasilitas produksi di Kabupaten Konawe Selatan..

Sebanyak 900 ton tepung tapioka dikirim ke Tiongkok. Komoditas tersebut diproduksi PT Agri Cassava Makmur dengan nilai ekspor Rp 7,3 miliar. Sementara 127 ton Crude Coconut Oil (CNO) yang diproduksi PT Sofi Agro Industries dikirim ke Malaysia dengan nilai Rp 3,6 miliar.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka mengatakan ekspor langsung menjadi langkah penting bagi daerah. Menurutnya, komoditas Sultra kini dapat dikirim langsung ke negara tujuan dari Pelabuhan Kendari di Bungkutoko, Kota Kendari.

Andi mengatakan produk unggulan daerah tidak perlu lagi dikirim melalui daerah lain. Langkah itu dinilai dapat memperkuat hilirisasi dan nilai tambah komoditas Sultra.

“Produk-produk unggulan daerah kini bisa langsung menuju negara tujuan tanpa perlu lagi dilalulintaskan melalui pelabuhan luar provinsi,” terangnya.

Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding mengatakan ekspor langsung juga menunjukkan peran karantina dalam perdagangan internasional. Karantina turut memfasilitasi kelancaran perdagangan komoditas daerah.

“Sebagai economic tools pemerintah, karantina menyeimbangkan aspek perlindungan hayati hewan, ikan, dan tumbuhan dengan penyediaan fasilitas perdagangan yang cepat,” ujar Karding.

Karding mengatakan layanan sertifikasi juga dipercepat bagi eksportir. Sertifikasi menjadi syarat penting agar komoditas dapat diterima negara tujuan.

“Sertifikasi karantina adalah jaminan mutlak di pasar global bahwa komoditas dari Sulawesi Tenggara ini telah memenuhi standar kesehatan dan aspek keamanan pangan,” katanya.(sm-01)