Mahasiswa KKN Tematik Psikologi UHO Dorong SD dan SMP Ramah Anak
SULTRAMERDEKA.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Jurusan Psikologi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mendorong terwujudnya sekolah ramah anak melalui program psikoedukasi bertema “Sekolah Ramah Masa Depan Anak: Psikoedukasi Anti Bullying dan Anti NAPZA” di SDIT Insan Mandiri Kendari dan SMP Negeri 12 Kendari.
Kegiatan yang berlangsung pada 21–29 Juli 2026 tersebut menyasar guru dan siswa sebagai upaya meningkatkan kapasitas sekolah dalam mencegah serta menangani bullying dan penyalahgunaan NAPZA.
Program yang dilaksanakan di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara itu dirancang untuk membangun lingkungan belajar yang aman, suportif, dan berpihak kepada tumbuh kembang anak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan psikoedukasi bagi guru di SDIT Insan Mandiri Kendari pada Selasa, 21 Juli 2026. Materi yang diberikan meliputi pemahaman mengenai bullying dan NAPZA, deteksi dini, strategi pencegahan, hingga penanganan melalui diskusi kasus dan sesi tanya jawab. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik.
Kegiatan serupa kemudian dilaksanakan di SMP Negeri 12 Kendari pada Jumat, 24 Juli 2026. Selain membahas pemahaman dan pencegahan bullying maupun NAPZA, guru juga memperoleh materi mengenai strategi membangun komunikasi yang efektif dengan siswa.
Pada kesempatan tersebut, para guru berharap psikoedukasi ini dapat memperkuat upaya pencegahan bullying dan paparan NAPZA di lingkungan sekolah. Masing-masing kegiatan diikuti oleh 18 peserta.
Eva Herik, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku dosen pembimbing mengatakan sekolah ramah anak memerlukan keterlibatan seluruh unsur di lingkungan sekolah, sehingga penguatan tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada guru.
“Guru memiliki peran penting dalam deteksi dini, pencegahan, penanganan, dan pembentukan budaya sekolah yang positif,” terang Kepala UPA BK Universitas Halu Oleo ini.
Setelah penguatan kapasitas guru, mahasiswa KKN melanjutkan program kepada siswa. Psikoedukasi di SDIT Insan Mandiri Kendari dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026, sedangkan di SMP Negeri 12 Kendari pada Rabu, 29 Juli 2026.
Setiap kegiatan diikuti oleh 50 peserta dan dirangkaikan dengan pemilihan Duta Anti Bullying dan Anti NAPZA sebagai bentuk penguatan peran siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan positif.
Materi bagi siswa sekolah dasar disampaikan secara interaktif melalui pengenalan bullying dan NAPZA, sedangkan bagi siswa SMP disajikan lebih komprehensif melalui diskusi dan sesi tanya jawab yang mendorong partisipasi aktif peserta.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN juga memasang media edukasi berupa spanduk yang berisi informasi mengenai bullying dan NAPZA.
“Media tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi yang terus mengingatkan warga sekolah tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan NAPZA,” jelas Eva Herik.
Selain menyasar lingkungan sekolah, mahasiswa KKN juga melaksanakan edukasi psikologi kesehatan yang dipadukan dengan senam bersama masyarakat di Kelurahan Lepo-Lepo pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan yang diikuti 14 peserta itu bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental sebagai dua aspek yang saling berkaitan dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik.
Program tersebut mendapat dukungan positif dari Lurah Lepo-Lepo, Ridlan Nurung, S.Sos., karena dinilai memberikan manfaat melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan mental dan pentingnya penerapan gaya hidup sehat.
Seluruh rangkaian program kerja KKN Tematik tersebut terlaksana dengan arahan dan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Eva Herik, S.Psi., M.Psi., Psikolog.; Akifah, S.KM., M.P.H.; Astri Yunita, S.Psi., M.Psi., Psikolog.; Linda Fajriah, S.Psi., M.A.; dan Abdin, S.Pd., M.T. Para DPL memberikan bimbingan kepada mahasiswa sejak tahap perencanaan, persiapan teknis, pelaksanaan kegiatan, hingga membantu mengatasi berbagai kendala di lapangan.(sm-01)



