UPA BK UHO Perkuat Pengelolaan Jurnal Ilmiah Melalui Workshop Berbasis OJS
SULTRAMERDEKA.COM – Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling Universitas Halu Oleo (UHO) menyelenggarakan Workshop Pembentukan Jurnal Ilmiah pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala UPA Bimbingan dan Konseling UHO, Eva Herik, S.Psi., M.Psi., Psikolog, ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola jurnal akademik secara profesional, berkualitas, dan sesuai standar akreditasi nasional.
Workshop diikuti oleh perwakilan dosen dan mahasiswa Jurusan Psikologi serta Program Studi Bimbingan dan Konseling, bersama staf UPA Bimbingan dan Konseling dan Pusat Layanan Disabilitas (PLD) Universitas Halu Oleo.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan publikasi ilmiah dan jurnal elektronik, yakni Dr. Ir. Muh. Nadzirin Anshari Nur, S.Kom., M.T. dan Abdin, S.Pd., M.T.. Materi yang disampaikan mencakup tata kelola jurnal ilmiah, manajemen editorial, proses akreditasi, hingga pengelolaan jurnal berbasis Open Journal Systems (OJS).
Kepala UPA Bimbingan dan Konseling UHO, Eva Herik, mengatakan bahwa workshop ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemampuan pengelola jurnal agar mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing.
“Melalui workshop ini, kami ingin memperkuat kapasitas dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh tim pengelola jurnal dalam memahami tata kelola jurnal ilmiah yang profesional. Harapannya, kemampuan tersebut dapat mendorong lahirnya jurnal yang memenuhi standar akreditasi nasional sekaligus meningkatkan kualitas publikasi akademik di Universitas Halu Oleo,” ujar Eva Herik.
Pada sesi pertama, Dr. Ir. Muh. Nadzirin Anshari Nur memaparkan pentingnya tata kelola jurnal ilmiah yang dilakukan secara sistematis melalui kolaborasi antara editor, reviewer, proofreader, dan tim pengelola lainnya. Ia juga menjelaskan berbagai aspek penting dalam pengelolaan jurnal, mulai dari manajemen editorial, proses peer review, penguatan mutu artikel, pengelolaan DOI, indeksasi jurnal, hingga strategi meningkatkan peringkat akreditasi.
Menurutnya, kualitas jurnal tidak hanya ditentukan oleh substansi artikel, tetapi juga oleh konsistensi penerbitan, kelengkapan metadata, penerapan etika publikasi, serta penguasaan sistem manajemen jurnal berbasis OJS.
Sementara itu, pada sesi kedua, Abdin memberikan materi mengenai pengelolaan jurnal berbasis Open Journal Systems. Peserta diperkenalkan dengan tugas dan tanggung jawab setiap unsur dalam tim pengelola jurnal, mulai dari Editor in Chief, Managing Editor, Section Editor, Reviewer, Copy Editor, Proofreader, Layout Editor, hingga Administrator OJS.
Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik langsung dalam mengelola laman jurnal elektronik. Mereka mempelajari pengaturan tampilan jurnal, penyusunan focus and scope, tim editor, reviewer, panduan penulis (author guidelines), etika publikasi (publication ethics), serta berbagai komponen lain yang menjadi bagian dari standar pengelolaan jurnal ilmiah.
Workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, dan praktik. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam membahas strategi pengembangan jurnal untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan Universitas Halu Oleo.
Eva Herik menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UPA Bimbingan dan Konseling UHO dalam mendukung penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
“Kami berharap workshop ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan semata, tetapi menjadi awal terbentuknya pengelolaan jurnal yang berkelanjutan, profesional, dan mampu mendukung pengembangan budaya riset di Universitas Halu Oleo. UPA Bimbingan dan Konseling akan terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan tridarma perguruan tinggi,” tutup Eva Herik.(sm-01)






