Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah 2026, Optimistis Dorong Pertumbuhan UKM
SULTRAMERDEKA.COM – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) terus memperkuat pengembangan pembiayaan Small and Medium Enterprise (SME) sebagai bagian dari komitmen mendorong pertumbuhan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.
Langkah tersebut sejalan dengan strategi Shariah First yang telah dijalankan secara konsisten sejak 2014. Pada 2026, Maybank Indonesia tetap mengandalkan segmen syariah sebagai tulang punggung dalam melayani kebutuhan keuangan nasabah SME. Produk syariah dinilai memiliki berbagai keunggulan, termasuk prinsip keadilan (fairness) yang menjadi nilai utama dalam layanan keuangan.
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, menyatakan bahwa dukungan jaringan regional dari Maybank Group dan Maybank Islamic menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan andal.
Ia juga menekankan besarnya potensi pasar industri keuangan syariah di Indonesia sebagai peluang pertumbuhan ke depan.
Dalam memperkuat pembiayaan syariah, Maybank Indonesia mengandalkan produk leasing syariah Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) sebagai salah satu produk unggulan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan SME.
Sepanjang 2025, outstanding pembiayaan SME Maybank Indonesia tercatat mencapai Rp22,32 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi pembiayaan SME syariah mengalami peningkatan signifikan, dari 14 persen pada 2020 menjadi 32 persen pada 2025, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 11,76 persen.
Selain itu, Maybank Indonesia terus mendorong pertumbuhan bisnis SME melalui sinergi antar entitas dalam Grup Maybank melalui strategi One Maybank. Melalui program super combo, nasabah SME mendapatkan solusi finansial terintegrasi, mulai dari KPR, pembiayaan kendaraan, payroll, bancassurance hingga kartu kredit.
Optimalisasi jaringan cabang juga dilakukan sebagai kanal utama pengembangan bisnis serta peningkatan layanan kepada nasabah eksisting.
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Maybank Indonesia juga mengoptimalkan Program HERPower yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan di kawasan ASEAN. Program ini memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha perempuan di segmen SME.
Untuk 2026, Maybank Indonesia menargetkan peningkatan kontribusi pembiayaan SME dengan tetap menjaga kualitas portofolio. Bank juga memperkuat layanan transaksional melalui produk tabungan dan giro serta meningkatkan komposisi dana murah (CASA) guna mendorong pertumbuhan laba. Hingga Desember 2025, CASA segmen SME tumbuh 23,5 persen secara tahunan menjadi Rp17,61 triliun.
Pengembangan bisnis SME ini sejalan dengan program strategis Maybank ROAR30, yang menargetkan posisi sebagai mitra perbankan pilihan dan terpercaya dalam mendukung pertumbuhan usaha nasabah melalui layanan yang mudah, nyaman, dan relevan.
Sebagai informasi, Maybank Indonesia merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan jaringan regional dan internasional. Hingga Desember 2025, bank ini memiliki 275 cabang termasuk 20 cabang syariah serta satu cabang di Mumbai, India. Total simpanan nasabah tercatat sebesar Rp116,19 triliun dengan total aset mencapai Rp193,72 triliun.





