Presiden Prabowo Tekankan Kedaulatan Energi dan Ekonomi dalam RAPBN 2027
SULTRAMERDEKA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan energi dan ekonomi nasional saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Selasa (20/5/2026).
Presiden menyampaikan bahwa APBN bukan sekadar instrumen keuangan negara, melainkan alat perjuangan untuk melindungi rakyat dan memperkuat bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
“APBN adalah alat perjuangan dan perlindungan rakyat, mengokohkan sendi-sendi negara, memastikan rakyat hidup sejahtera,” ujar Presiden Prabowo.
Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2027 sebesar 5,8–6,5 persen dengan asumsi Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) berada di kisaran 70–95 dolar AS per barel.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi XII dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Cornelis mengingatkan bahwa ketergantungan impor energi Indonesia masih tinggi, terutama untuk bensin dan LPG.
Ia menilai pemerintah perlu memperkuat kapasitas kilang nasional, mempercepat diversifikasi energi, dan mengoptimalkan produksi migas dalam negeri agar Indonesia lebih mandiri secara energi.
Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya menjaga kekayaan nasional agar tidak terus dinikmati pihak asing. Menurutnya, sumber daya alam Indonesia harus dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.
Ketgam: Presiden Prabowo saat Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (20/5/2026). Foto: Laman Setneg.





