Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang Saat Melaut di Perairan Menui Kepulauan
SULTRAMERDEKA.COM – Seorang nelayan bernama Taping dilaporkan hilang setelah pergi melaut di perairan Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pria 52 tahun asal Desa Padei Laut itu dilaporkan belum kembali sejak berangkat mencari ikan pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan laporan tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 15.30 Wita.
Informasi hilangnya korban tersebut diterima oleh pihak Basarnas dari Fahrin melalui Radiogram KPP Palu.
“Korban dilaporkan belum kembali setelah pergi melaut menggunakan perahu fiber di sekitar perairan Kokoila, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah,” terang Amiruddin dalam keterangan tertulisnya.
Taping berangkat mencari ikan pada pukul 05.30 Wita dari Pulau Padei Laut menuju perairan Pulau Kokoila hingga Lunas Balu.
Korban diketahui berangkat melaut menggunakan perahu fiber berwarna abu-abu dan membawa jaring sebagai alat tangkap ikan.
Korban biasanya kembali dari melaut pada pukul 15.00 Wita. Namun, hingga laporan diterima, korban belum kembali sehingga masyarakat setempat melakukan pencarian.
“Pencarian telah dilakukan oleh masyarakat, tetapi hasilnya masih nihil,” kata Amiruddin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 15.45 Wita.
Lokasi kejadian berjarak sekitar 50 mil laut atau nautical mile (NM) dari Pos SAR Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Operasi pencarian melibatkan SMC dan staf SMC KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, Pos AL Konawe Utara, serta masyarakat Desa Padei Laut.
Tim menggunakan rescue car, rigid inflatable boat (RIB), kapal kayu, dan longboat untuk mendukung operasi.
Peralatan lainnya meliputi perlengkapan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan.
Berdasarkan informasi BMKG, cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang 0,5 meter. Kecepatan angin tercatat 20 kilometer per jam dari arah timur.



