Wanita yang Diterkam Buaya di Sungai Lasolo Konawe Utara Ditemukan
SULTRAMERDEKA.COM — Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban serangan buaya di Sungai Lasolo, Desa Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara.
Korban bernama Nurliana Al Maulu (54) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi (7/10) sekitar pukul 07.32 WITA.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Amiruddin A.S., menyampaikan bahwa jenazah korban segera dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan ditutup,” ujarnya.
Operasi SAR yang berlangsung sejak Senin (6/10) itu melibatkan sejumlah unsur gabungan, termasuk Basarnas Kendari, Pos SAR Konawe Utara, Babinsa, Polair Polres Konut, BPBD Konut, Damkar Konut, Puskesmas Wanggudu, serta masyarakat setempat.
Dalam proses pencarian, tim menggunakan sejumlah alat pendukung evakuasi rescue car, ambulans, rubber boat, longboat, peralatan medis, dan perangkat komunikasi.
Cuaca saat operasi dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin 2 km/jam dari arah barat laut berdasarkan data BMKG.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin, 6 Oktober 2025 sekitar pukul 13.40 WITA.
Saat itu, korban baru saja pulang dari kebunnya di Desa Laronanga, Kecamatan Andowia, dan berhenti di tepi Sungai Lasolo untuk membersihkan diri.
Tak lama kemudian, seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban, menyeretnya ke dalam air hingga menghilang dari pandangan.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berusaha menolong, namun upaya itu tidak berhasil.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwenang hingga operasi pencarian dilakukan oleh Basarnas bersama unsur terkait.
Dengan berakhirnya operasi ini, seluruh personel yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing.
Basarnas Kendari mengimbau warga yang beraktivitas di sekitar sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan yang diketahui menjadi habitat buaya.(sm-01)





