UPT Layanan Konseling UHO Gelar Pelatihan Tenaga Kependidikan

SULTRAMERDEKA.COM – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Konseling Universitas Halu Oleo (UHO) mengadakan kegiatan Pelatihan Tenaga Kependidikan (Tendik) dengan tema “Motivasi dan Komitmen Kerja” yang dilaksanakan di Swiss-Bellhotel Kendari pada Sabtu (16/11/2024).

Pelatihan Tenaga Kependidikan ini diikuti oleh perwakilan tenaga kependidikan yang ada di Universitas Halu Oleo.

Tujuan diadakannya Pelatihan Tenaga Kependidikan ialah untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan tendik, membangun motivasi dan komitmen kerja yang tinggi dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan semangat kerja dan dedikasi terhadap tugas serta tanggung jawabnya.

Selain itu, peserta juga diharapkan dapat menerapkan strategi untuk membangun motivasi diri dan menciptakan lingkungan kerja yang produktif serta harmonis.

Kepala UPT Layanan Konseling UHO sebagai penanggungjawab kegiatan, Eva Herik, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog membuka kegiatan pelatihan ini.

Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa tenaga kependidikan adalah salah satu bagian dalam struktur Universitas yang memegang peranan penting mensukseskan kelancaran proses administrasi Universitas.

Dalam menjalankan tugasnya, tentunya para tenaga kependidikan tidak lepas dari permasalahan internal seperti stres kerja, burnout, kurangnya motivasi yang berdampak pada penurunan produktivitas kerja.

Pelatihan ini dinilai tepat untuk membantu para tenaga kependidikan dalam memahami bagaimana pengaruh komitmen kerja dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

Hadir sebagai Narasumber dalam pelatihan ini ialah Dr. Sumaryono, M.Si.,Psikolog sebagai Ketua Asosiasi Psikolog Industri dan Organisasi dan juga sebagai Wakil Dekan II Bidang Aset, Keuangan dan Sumber Daya Manusia Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Dengan bekal pengalaman beliau sebagai seorang Psikolog bidang Industri dan Organisasi dan juga sebagai seorang Wakil Dekan yang mumpuni, tema mengenai Motivasi dan Komitmen Kerja dinilai tepat disampaikan oleh beliau.

Dalam pemaparan materinya disampaikan bahwa beberapa faktor pembentuk komitmen pekerja antara lain berasal dari faktor personal, yaitu harapan untuk sukses, karakteristik pribadi, dan kebutuhan atas pekerjaan.

Berikutnya adalah organisasional, yaitu pengalaman dalam bekerja, peran dan lingkup pekerjaan, kesempatan promosi, hingga keadilan yang dirasakan dalam bekerja.

Dan terakhir ialah faktor non organisasional, yaitu tersedianya alternatif kerja yang menawarkan insetif atau kepuasan kerja yang lebih.

Selain itu, beliau juga menekankan kepada para peserta pelatihan bahwa dalam bekerja jangan mengejar posisi, tetapi kejarlah kompetensi.

“Di saat kita memiliki komptenesi, maka posisi secara otomatis akan mengejar kita. Saat kita memiliki posisi tapi tidak disertai dengan kompetensi, itu adalah tanda bahaya karena akan menimbulkan terjadinya kecemasan,” jelasnya.

Selain itu, Dr. Sumaryono, M.Si., Psikolog juga memberikan beberapa games sebagai ice breaking peserta, yang bertujuan untuk mencairkan suasana.

Games-games tertentu bertujuan untuk memberikan latihan kontrol diri dan sikap tenang pada para peserta, yang nantinya dapat diaplikasikan dalam proses bekerja di unit masing-masing.

“Untuk mencapai atau menyelesaian suatu tugas, makan dibutuhkan kerjasama tim, kemampuan mengenal karakter satu sama lain, kesabaran dan kontrol diri yang baik,” katanya.

Pelatihan ini mendapatkan respons positif dari para peserta, yang terlihat dari antusiasme  peserta saat tanya jawab dan adanya testimoni kegiatan pelatihan oleh beberapa peserta.

“Alhamdulillah, dengan adanya pelatihan ini, motivasi saya semakin meningkat, dan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan yang selama ini saya emban semakin kuat,” terang salah seorang peserta.

Menurut para peserta, penyampaian informasi yang sangat optimal dan terarah, ditambah dengan metode-metode yang diajarkan, membuat mereka mudah memahami dan dapat langsung mengaplikasikannya dalam keseharian.

Pelatihan ini tak hanya memberikan motivasi baru, tetapi juga memberi manfaat positif yang signifikan, baik bagi unit kerja maupun organisasi secara keseluruhan.

“Ke depannya, saya berharap layanan konsultasi konseling berbasis online dapat dibuka untuk memudahkan diskusi terkait permasalahan yang dihadapi para pegawai, khususnya dalam hal motivasi dan komitmen kerja,” terang peserta yang lainnya.(sm-03)