DPRD Kota Kendari Minta Perumda Pertimbangan Kehadiran Pasar Dadakan

SULTRAMERDEKA.COM – DPRD Kota Kendari meminta pihak Perumda Pasar Kota Kendari untuk mempertimbangkan kemunculan sejumlah pasar dadakan dalam Kota Lulo.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Kendari, Fadhal Rahmat merespons langkah Perumda Pasar Kota Kendari yang berencana mengaktifkan kembali Pasar Wuawua.

Fadhal Rahmat mengatakan dalam Kota Kendari terdapat sejumlah titik pasar dadakan yang banyak ditempati pedagang dan ramai pembeli.

“Contohnya di perempatan Jalan Banteng itu ada pasar dadakan yang ramai. Ini perlu jadi perhatian dan pertimbangan Perumda Pasar Kota Kendari,” kata Fadhal Rahmat.

Menurut Politisi Partai Golkar ini, pasar dadakan yang lahir dan tumbuh dari aktivitas masyarakat itu sendiri, perlu mendapat dukungan dari pemerintah.

“Pasar dadakan atau pasar kaget yang tumbuhnya dari masyarakat ini perlu didukung agar pedagang juga bisa nyaman berjualan,” kata Fadhal Rahmat pada Rabu (25/2/2026) malam.

Legislator dari Daerah Pemilihan Poasia, Abeli dan Nambo ini meminta pihak Perumda Pasar Kota Kendari untuk mempertimbangkan kehadiran sejumlah pasar dadakan ini dengan tetap melihat aturan yang ada.

“Tentunya dalam pertimbangan tersebut tetap kita melihat aturannya seperti apa,” kata Fadhal Rahmat.

Menurutnya, jika pasar dadakan tersebut nantinya memang dilegalkan oleh pemerintah maka dapat memberikan dampak ekonomi juga bagi warga.

“Dan tentunya akan menambah juga pendapatan asli daerah kita dari hadirnya pasar tersebut,” terang Fadhal Rahmat.