Pantai Toronipa, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Pantai Toronipa, Destinasi Wisata Keluarga di Sultra

SULTRAMERDEKA.COM – Pantai Toronipa, berada di Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Berjarak sekitar 24 km dari pusat Kota Kendari, ibu kota provinsi Sultra. Akses jalan ke lokasi ini sangat baik untuk kendaraan bermotor roda dua maupun empat.

Baca Juga: Berburu Sea Food di Kota Kendari

Sepanjang perjalanan menuju lokasi diselingi hutan dan laut di kanan, hutan dan bukit di kiri. Lanskap itu bergantian dengan deretan rumah penduduk. Udara yang sejuk juga tersaji sepanjang perjalanan.

Destinasi yang menghadap ke Laut Banda ini memiliki garis pantai yang panjang dengan hamparan pasir putih. Selain itu, dasar pantai yang cenderung landai hingga ratusan meter membuat pantai ini tergolong aman bagi anak-anak untuk bermain.

Baca Juga: Covid-19 Hantam Pariwisata, Hotel di Kendari Berinovasi

Hamparan pasir yang ditumbuhi deretan pohon kelapa dan pinus menghiasi garis pantai. Puluhan gazebo yang menghadap ke laut berada di antara pepohonan itu.

Fasilitas pendukung lain seperti warung makan, air bersih, dan kamar mandi juga ada di tempat ini. Tak ketinggalan perlengkapan untuk bermain di air semacam ban pelampung dan banana boat pun ada.

Baca Juga: Makanan Khas Sultra, Sinonggi

Pantai yang lapang memungkinkan melakukan aktivitas untuk banyak orang. Bermain voli pantai, sepak bola, atau pun permainan kelompok lainnya tak jadi masalah. Jika berlibur bersama keluarga, tempat ini sangat cocok unt uk dikunjungi.

Covid-19 Menunda Sayembara Master Plan Wisata Terpadu Pantai Toronipa

SultraMerdeka.Com – Pada Januari 2020 lalu Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar sayembara pembuatan Master Plan Wisata Terpadu Pantai Toronipa. Sayembara berhadiah utama satu unit mobil ini untuk mendapatkan pertimbangan gambaran kawasan wisata tersebut.

Konsep yang diidamkan berupa suasana alam terbuka yang hijau berpadu dengan bangunan modern. Dengan konsep ini kawasan Pantai Toronipa rencananya menjadi pusat pariwisata Sultra yang menghubungkan lokasi wisata lainnya, seperti Pulau Bokori, Pulau Saponda, dan Pulau Labengki.

Baca Juga: Berburu Sea Food di Kota Kendari

“Jadi, semua destinasi dari sejumlah daerah di Sultra dapat terwakili jika berkunjung ke tempat tersebut,” kata Plt. Kadispar Sultra, I Gede Panca dikutip dari rightnewskendari.

Dalam perancangannya juga kawasan ini tetap mengakomodir nilai-nilai lokal Sultra dan berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal.

Hingga Maret 2020 sebanyak 25 peserta diakui Plt. Kadispar Sultra telang mengirimkan karyanya. Peserta dari Sultra yakni Kendari dan Kolaka serta luar daerah yaitu Jakarta, Yogyakarta, Malang, dan Bali ikut mengirimkan karya.

Baca Juga: Covid-19 Hantam Pariwisata, Hotel di Kendari Berinovasi

Namun, pandemi Covid-19 menunda tahapan sayembara ini sampai waktu yang tidak ditentukan. Alasannya karena tak ada pihak sponsor yang dapat mendukung kegiatan tersebut di masa pandemi Covid-19.

Padahal rencananya desain para peserta dibuka hingga September 2020 dan penilaian karya dilakukan pada Oktober 2020. (sm-01)