Tempat Wisata di Kendari Ditutup Jelang Tahun Baru 2021

SULTRAMERDEKA.COM – Seluruh tempat wisata di Kota Kendari ditutup jelang tahun baru 2021.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran COVID-19.

Tempat wisata yang ditutup penuh di antaranya Pantai Nambo, Kebun Raya Kendari, dan Taman Kota Kendari.

“Kalau Jembatan Teluk Kendari kita koordinasi dengan pihak penanggung jawabnya. Di sana hanya bisa dilintasi kendaraan, tetapi untuk berhenti atau melakukan aktivitas di atas jembatan itu tidak dibolehkan,” kata Sulkarnain Kadir pada Minggu (27/12/2020).

Sementara beberapa fasilitas umum dibatasi aktivitasnya.

“Termaksud Kendari Beach tetap akan ada aktivitas jual beli, tetapi tidak dibolehkan ada aktivitas dalam arti konvoi live musik atau sebagainya, yang dapat menimbulkan kerumunan,” kata Sulkarnain.

Tes Swab Antigen yang Dijalani ASN Pemkot Kendari.

Swab Antigen Dijalani Seluruh ASN Pemkot Kendari

SULTRAMERDEKA.COM – Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menjalani swab antigen yang dipusatkan di RSUD Kota Kendari, Senin (5/10/2020).

Baca Juga: Covid-19 Hantam Pariwisata, Hotel di Kendari Berinovasi

Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Sukirman kepada awak media mengatakan tes swab massal ini dilakukan berdasarkan instruksi Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

Baca Juga: Optimisme Kebangkitan Pariwisata Bali Setelah Pandemi Covid-19

Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkup ASN Pemkot Kendari.

Rencananya, tes swab antigen ini akan digelar hingga 18 Oktober 2020 untuk 6.200 ASN lingkup Pemkot Kendari.

Covid-19 Menunda Sayembara Master Plan Wisata Terpadu Pantai Toronipa

SultraMerdeka.Com – Pada Januari 2020 lalu Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar sayembara pembuatan Master Plan Wisata Terpadu Pantai Toronipa. Sayembara berhadiah utama satu unit mobil ini untuk mendapatkan pertimbangan gambaran kawasan wisata tersebut.

Konsep yang diidamkan berupa suasana alam terbuka yang hijau berpadu dengan bangunan modern. Dengan konsep ini kawasan Pantai Toronipa rencananya menjadi pusat pariwisata Sultra yang menghubungkan lokasi wisata lainnya, seperti Pulau Bokori, Pulau Saponda, dan Pulau Labengki.

Baca Juga: Berburu Sea Food di Kota Kendari

“Jadi, semua destinasi dari sejumlah daerah di Sultra dapat terwakili jika berkunjung ke tempat tersebut,” kata Plt. Kadispar Sultra, I Gede Panca dikutip dari rightnewskendari.

Dalam perancangannya juga kawasan ini tetap mengakomodir nilai-nilai lokal Sultra dan berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal.

Hingga Maret 2020 sebanyak 25 peserta diakui Plt. Kadispar Sultra telang mengirimkan karyanya. Peserta dari Sultra yakni Kendari dan Kolaka serta luar daerah yaitu Jakarta, Yogyakarta, Malang, dan Bali ikut mengirimkan karya.

Baca Juga: Covid-19 Hantam Pariwisata, Hotel di Kendari Berinovasi

Namun, pandemi Covid-19 menunda tahapan sayembara ini sampai waktu yang tidak ditentukan. Alasannya karena tak ada pihak sponsor yang dapat mendukung kegiatan tersebut di masa pandemi Covid-19.

Padahal rencananya desain para peserta dibuka hingga September 2020 dan penilaian karya dilakukan pada Oktober 2020. (sm-01)